Dapatkan Penawaran Gratis

Perwakilan kami akan segera menghubungi Anda.
Email
Ponsel/WhatsApp
Nama
Nama Perusahaan
Pesan
0/1000

Berita

Beranda >  Berita

Apa saja langkah keselamatan yang diperlukan saat mengisi daya kendaraan listrik?

Time : 2025-11-30
5.jpg
Mengisi daya kendaraan listrik adalah bagian rutin dari kepemilikan, tetapi melibatkan arus listrik dan sistem tegangan tinggi yang memerlukan langkah-langkah keamanan yang tepat. Baik mengisi daya di rumah dengan wallbox, menggunakan stasiun pengisian umum, atau mengisi daya saat bepergian, mengikuti pedoman keselamatan melindungi Anda, kendaraan Anda, dan orang-orang di sekitar Anda. Kendaraan listrik dirancang dengan berbagai fitur keamanan, tetapi kewaspadaan manusia memainkan peran penting dalam mencegah kecelakaan seperti sengatan listrik, kebakaran, atau kerusakan peralatan. Mari kita bahas langkah-langkah keamanan penting yang harus diikuti setiap kali Anda mengisi daya kendaraan listrik.

Periksa Peralatan Pengisian Sebelum Digunakan

Sebelum mencolokkan kendaraan listrik Anda, selalu periksa kabel pengisian, konektor, dan stopkontak untuk melihat tanda-tanda kerusakan. Periksa kabel apakah ada bagian yang terkelupas, retak, atau kabel yang terbuka—kerusakan kecil sekalipun dapat meningkatkan risiko sengatan listrik atau korsleting. Periksa konektor (baik colokan maupun port pengisian pada kendaraan) dari kotoran, serpihan, korosi, atau bekas terbakar. Jika konektor basah, keringkan secara menyeluruh dengan kain bersih sebelum digunakan—air dan listrik merupakan kombinasi yang berbahaya. Untuk pengisian di rumah, pastikan stopkontak dinding atau wallbox dalam kondisi baik, tanpa adanya komponen yang longgar atau tanda-tanda panas berlebih. Hindari penggunaan kabel ekstensi atau adaptor yang rusak, karena tidak mampu menangani arus tinggi yang dibutuhkan oleh kendaraan listrik dan dapat menyebabkan kebakaran. Pemeriksaan visual singkat hanya membutuhkan waktu semenit namun dapat mencegah kecelakaan serius.

Pilih Lingkungan Pengisian yang Aman

Lokasi pengisian kendaraan listrik sama pentingnya dengan peralatannya sendiri. Untuk pengisian di rumah, pilih area yang memiliki ventilasi baik—lebih disukai garasi atau tempat tertutup yang melindungi kendaraan dan peralatan pengisian dari hujan, salju, atau sinar matahari langsung. Hindari pengisian di ruang tertutup tanpa ventilasi yang memadai, karena baterai lithium-ion dapat melepaskan gas jika mengalami kerusakan. Jauhkan bahan-bahan mudah terbakar (seperti bensin, oli, atau bahan pembersih) setidaknya 10 kaki dari area pengisian, karena bahan tersebut bisa terbakar jika terkena percikan api. Saat menggunakan stasiun pengisian umum, parkir di tempat yang ditentukan, bebas dari rintangan, dan memungkinkan akses mudah bagi kendaraan darurat jika diperlukan. Hindari mengisi daya kendaraan listrik di dekat genangan air atau air yang tergenang—walaupun konektor tahan air sekalipun bisa gagal jika terendam. Jika Anda mengisi daya di luar ruangan dalam cuaca ekstrem (badai petir, salju lebat), pertimbangkan untuk menunda pengisian hingga kondisi membaik guna mengurangi risiko keselamatan.

Ikuti Prosedur Pengisian Daya yang Benar

Mengikuti langkah-langkah pengisian daya yang benar mengurangi risiko dan memastikan proses berjalan lancar. Mulailah dengan mematikan kendaraan listrik Anda dan mengaktifkan rem parkir sebelum mencolokkan pengisi daya. Sejajarkan konektor dengan port pengisian kendaraan dan masukkan dengan kuat hingga terdengar suara klik—ini menunjukkan koneksi yang aman. Hindari memaksa konektor, karena dapat merusak port atau colokan. Jika menggunakan stasiun pengisian umum, ikuti petunjuk pada layar dengan cermat—beberapa memerlukan pemindaian kode QR, memasukkan metode pembayaran, atau memilih kecepatan pengisian. Jangan pernah mencabut pengisi daya saat kendaraan sedang aktif mengisi kecuali dalam keadaan darurat—selalu hentikan pengisian terlebih dahulu melalui sistem infotainment kendaraan atau kontrol stasiun pengisian. Setelah proses pengisian selesai, tunggu beberapa detik hingga aliran listrik terputus sebelum mencabut konektor. Melupakan langkah-langkah ini dapat menyebabkan busur listrik (percikan), yang dapat merusak peralatan atau menyebabkan luka bakar.

Pantau Proses Pengisian Daya

Meskipun kendaraan listrik dan peralatan pengisian daya dirancang agar aman, bijaksana untuk memantau proses pengisian, terutama untuk pengisian jangka panjang. Periksa secara berkala kendaraan dan pengisi daya untuk memastikan tidak terjadi panas berlebih—jika kabel, konektor, atau stopkontak terasa sangat panas saat disentuh, hentikan pengisian segera dan periksa kemungkinan kerusakan. Perhatikan lampu peringatan pada kendaraan atau stasiun pengisian—lampu yang berkedip atau pesan kesalahan dapat menunjukkan adanya masalah yang perlu ditindaklanjuti. Untuk pengisian di rumah, pertimbangkan pemasangan wallbox pintar yang mengirimkan notifikasi ke ponsel Anda jika terjadi lonjakan daya, panas berlebih, atau kegagalan pengisian. Hindari meninggalkan kendaraan listrik dalam keadaan mengisi daya tanpa pengawasan dalam waktu lama (seperti semalaman) jika Anda mencurigai adanya masalah pada peralatan. Sebagian besar kendaraan listrik modern dilengkapi dengan fitur keselamatan bawaan yang menghentikan pengisian jika terdeteksi kesalahan, tetapi tetap waspada memberikan lapisan perlindungan tambahan.

Tangani Keadaan Darurat dengan Tepat

Mengetahui cara merespons keadaan darurat saat pengisian daya dapat mencegah masalah kecil menjadi bencana besar. Jika Anda melihat asap, percikan, atau bau terbakar saat mengisi daya kendaraan listrik, segera hentikan pengisian, cabut kabel pengisi (jika aman dilakukan), dan menjauh dari kendaraan. Gunakan alat pemadam api kelas D (khusus untuk kebakaran baterai lithium-ion) jika terjadi kebakaran—jangan pernah menggunakan air, karena dapat memperluas api. Jika seseorang tersengat listrik, matikan sumber listrik terlebih dahulu (jika memungkinkan) sebelum memberikan pertolongan pertama dan menghubungi layanan darurat. Untuk masalah kecil seperti kabel pengisi yang macet atau pesan kesalahan, merujuklah pada buku panduan pemilik kendaraan listrik Anda atau hubungi layanan pelanggan pabrikan untuk panduan. Juga disarankan untuk menyimpan nomor kontak darurat (dinas pemadam kebakaran setempat, bantuan darurat di jalan) agar siap jika terjadi masalah tak terduga. Kesiapan menghadapi keadaan darurat memastikan Anda dapat bertindak dengan cepat dan aman jika terjadi sesuatu yang salah.
Kesimpulannya, mengisi daya kendaraan listrik dengan aman memerlukan pemeriksaan peralatan, memilih lingkungan yang sesuai, mengikuti prosedur yang benar, memantau proses pengisian, serta mengetahui cara menangani keadaan darurat. Langkah-langkah ini mudah diterapkan namun sangat penting untuk mencegah kecelakaan dan melindungi investasi Anda. Seiring meningkatnya popularitas kendaraan listrik, pemahaman mengenai keselamatan pengisian daya menjadi semakin penting bagi semua pemilik. Dengan menjadikan praktik keselamatan ini sebagai kebiasaan, Anda dapat menikmati kenyamanan kepemilikan kendaraan listrik tanpa mengorbankan aspek keselamatan. Ingatlah, keselamatan bukan hanya pemeriksaan satu kali—melainkan pendekatan yang konsisten agar setiap sesi pengisian daya aman bagi Anda, kendaraan Anda, dan semua orang di sekitar Anda.

Sebelumnya : Periksa tekanan ban kendaraan listrik sebelum perjalanan jauh.

Selanjutnya : Bagaimana cara memecahkan masalah sistem infotainment kendaraan listrik?

WhatsApp WhatsApp
WhatsApp
WeChat WeChat
WeChat
Email Email Youtube  Youtube Facebook  Facebook Linkedin  Linkedin