Dapatkan Penawaran Gratis

Perwakilan kami akan segera menghubungi Anda.
Email
Ponsel/WhatsApp
Nama
Nama Perusahaan
Pesan
0/1000

Berita

Beranda >  Berita

Standar pelabelan apa saja yang harus dipatuhi oleh mobil ekspor?

Time : 2025-11-12
5.jpg
Mobil ekspor perlu memenuhi standar pelabelan tertentu agar dapat masuk ke pasar global dengan lancar. Standar-standar ini ditetapkan oleh berbagai negara dan wilayah untuk memastikan keselamatan, perlindungan lingkungan, dan hak konsumen. Baik Anda sebagai eksportir otomotif maupun pembeli mobil ekspor, memahami persyaratan pelabelan ini sangat penting. Kepatuhan terhadap aturan pelabelan tidak hanya membantu mobil ekspor lulus pemeriksaan bea cukai, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen lokal. Mari kita telaah lebih dekat standar pelabelan utama yang harus diikuti oleh mobil ekspor.

Pelabelan Informasi Keselamatan Wajib

Keselamatan merupakan prioritas utama untuk mobil yang diekspor sehingga pelabelan informasi keselamatan wajib merupakan persyaratan dasar. Sebagian besar negara mengharuskan mobil yang diekspor memiliki label yang menunjukkan nomor identifikasi kendaraan, nomor sasis, dan tanda sertifikasi keselamatan. Nomor identifikasi kendaraan harus dicetak dengan jelas di dasbor atau pilar pintu, mudah dibaca, dan tidak mudah dihapus. Tanda sertifikasi keselamatan bervariasi menurut wilayah, seperti tanda ECE untuk pasar Eropa dan tanda DOT untuk pasar Amerika Utara. Tanda-tanda ini membuktikan bahwa mobil ekspor telah lulus uji keselamatan yang relevan, termasuk uji tabrakan dan pemeriksaan sistem rem. Selain itu, beberapa wilayah mengharuskan adanya label untuk posisi airbag, penggunaan sabuk pengaman, dan titik pemasangan kursi anak guna mengingatkan pengguna agar mengoperasikan kendaraan secara aman.

Persyaratan Pelabelan Emisi dan Lingkungan

Dengan meningkatnya penekanan pada perlindungan lingkungan, emisi dan label lingkungan telah menjadi bagian penting dari standar mobil yang diekspor. Mobil yang diekspor harus memenuhi standar emisi pasar tujuan, seperti Euro VI di Eropa, Tier 3 di Jepang, dan standar EPA di Amerika Serikat. Label emisi yang sesuai harus ditempelkan pada kompartemen mesin atau tutup tangki bahan bakar, dengan jelas mencantumkan tingkat emisi dan nomor sertifikat kesesuaian. Beberapa negara juga mengharuskan label konsumsi bahan bakar dan emisi karbon untuk membantu konsumen memahami kinerja lingkungan mobil yang diekspor. Untuk mobil ekspor energi baru, diperlukan label tambahan untuk kapasitas baterai, standar pengisian daya, dan parameter motor listrik guna memenuhi persyaratan regulasi khusus pasar kendaraan ramah lingkungan.

Standar Kejelasan Bahasa dan Informasi

Pelabelan pada mobil yang diekspor harus menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh konsumen lokal. Misalnya, mobil yang diekspor ke negara-negara Eropa biasanya perlu menggunakan bahasa resmi negara tujuan atau bahasa Inggris. Semua informasi pada label harus jelas, terbaca dengan baik, dan tidak mudah memudar, termasuk spesifikasi kendaraan, pengingat perawatan, dan catatan peringatan. Ukuran huruf pada label harus memenuhi persyaratan setempat sehingga pengguna dapat membaca isi label tanpa kesulitan. Selain itu, informasi penting seperti standar tekanan ban, jenis oli yang dibutuhkan, dan kapasitas muatan maksimum harus dicantumkan secara akurat untuk menghindari penyalahgunaan oleh konsumen yang dapat menyebabkan bahaya keselamatan. Untuk mobil ekspor yang dijual di berbagai wilayah, dapat digunakan label multibahasa guna memastikan pengguna di berbagai negara dapat memperoleh informasi yang diperlukan.

Pelabelan Informasi Asal dan Produsen

Label informasi asal dan produsen wajib dicantumkan pada mobil yang diekspor untuk memudahkan pelacakan dan pengawasan regulasi. Label tersebut harus mencantumkan dengan jelas negara asal mobil yang diekspor, nama dan alamat produsen, serta informasi kontak layanan purna jual. Beberapa negara mengharuskan label asal dipasang di posisi yang mencolok, seperti bagian belakang mobil atau kusen pintu, agar petugas bea cukai dan konsumen dapat dengan mudah memeriksanya. Untuk mobil ekspor yang diproduksi melalui kerja sama manufaktur, label juga harus mencantumkan lokasi perakitan dan informasi perusahaan mitra kerja sama guna memastikan transparansi proses produksi. Kepatuhan terhadap persyaratan ini membantu mobil ekspor membangun citra merek yang baik serta memberikan kemudahan dalam perawatan purna jual dan penyelesaian sengketa kualitas.

Peraturan Pelabelan Khusus Wilayah

Wilayah-wilayah yang berbeda memiliki peraturan pelabelan unik yang harus dipatuhi oleh mobil yang diekspor. Sebagai contoh, di Timur Tengah, mobil yang diekspor perlu memiliki label yang menunjukkan kemampuannya beradaptasi dengan suhu tinggi dan lingkungan gurun pasir, seperti kelas tahan debu dan tahan panas. Di Asia Tenggara, yang mengalami musim hujan yang panjang, mobil yang diekspor mungkin memerlukan label yang menunjukkan performa tahan air dan langkah-langkah pencegahan karat. Beberapa negara juga memiliki persyaratan khusus terhadap bahan label, seperti penggunaan bahan yang tahan lembap dan suhu tinggi agar label tetap utuh dalam kondisi ekstrem. Sangat penting bagi para eksportir untuk meneliti terlebih dahulu aturan pelabelan spesifik dari pasar tujuan. Bekerja sama dengan penyedia jasa ekspor otomotif profesional dapat membantu memastikan mobil yang diekspor sepenuhnya memenuhi standar pelabelan regional dan menghindari keterlambatan atau sanksi yang tidak perlu.
Mematuhi standar pelabelan adalah persyaratan dasar agar mobil ekspor dapat memasuki pasar global. Dari label keselamatan dan lingkungan hingga kebutuhan khusus bahasa dan wilayah, setiap detail harus ditangani dengan cermat. Dengan memahami dan mengikuti standar ini, eksportir dapat meningkatkan daya saing mobil yang diekspor serta memperoleh kepercayaan konsumen global. Jika Anda terlibat dalam ekspor mobil, disarankan untuk selalu mengikuti perkembangan terbaru peraturan pelabelan berbagai pasar dan melakukan pemeriksaan ketat sebelum pengiriman. Hal ini tidak hanya membantu mobil ekspor melewati bea cukai dengan lancar, tetapi juga meletakkan fondasi kuat bagi pengembangan jangka panjang di pasar internasional.

Sebelumnya : Amankan baterai mobil yang diekspor untuk mencegah kerusakan selama transportasi.

Selanjutnya : Tips untuk Memarkir Mobil Hyundai dengan Aman di Ruang Sempit.

WhatsApp WhatsApp
WhatsApp
WeChat WeChat
WeChat
Email Email Youtube  Youtube Facebook  Facebook Linkedin  Linkedin